Balikpapan – Komitmen Polri dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Sebagai bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan tindak lanjut arahan Kapolri, Polresta Balikpapan melalui Polsek Balikpapan Timur menggelar Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 di lahan ketahanan pangan seluas satu hektare di Jalan Padat Karya RT 09, Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, S.H., M.H., serta dihadiri jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Balikpapan Timur, Kepala Balai Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Balikpapan Timur Ratna Sari Dewi, tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kota Balikpapan, dan perwakilan Kelompok Tani Jaya Makmur Abadi.
Panen raya tersebut merupakan hasil dari pendampingan dan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta kelompok tani dalam mengoptimalkan lahan produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Dari hasil panen, terkumpul 45 karung jagung gelondongan yang selanjutnya menjalani proses penjemuran dan pemipilan sebelum didistribusikan. Hasil ini menjadi indikator positif bahwa kolaborasi lintas sektor mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketersediaan pangan.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen, S.H., M.H. mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Menurutnya, melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polri berharap sektor pertanian semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kemandirian pangan di wilayah Balikpapan.
Kegiatan panen raya berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

